yap......... sekian. frontal aja aku nulis ini buat ngenang yang terakhir kali hubungan sebelum ini. bukan karena aku mau sok ksbb dan sebagainya tapi aku cuma pengen semuanya nggak berlarut-larut dan cukup udah sampai sini.
mungkin bukan kemauanku. mungkin bukan kemauanmu. ini takdir. ini keadaan. ini kenyataan. bukan kita, tapi aku. tapi kamu. bukan aku dan kamu lagi. dan nggak akan kamu dan aku lagi. nggak akan ada kita. nggak. udah berakhir dan itu keputusanku. nggak mau dan nggak bisa diubah lagi gimanapun keadaannya. kita beda. kita bukan kita lagi. cuma aku. cuma kamu.
kamu tau gimana rasanya?
thank you so much.
semuanya hilang. semuanya pergi. semuanya rusak. semuanya hancur. semuanya mati.
semuanya.
seakan jadi boneka yang cuma dimainin dan lama-kelamaan boneka itu digantiin sama boneka yang masih baru dan masih diberi harapan. harapan kosong-palsu-nol. dan boneka yang gatau apa-apa itu dibohongi dan dibodohi. terlalu lama untuk waktu dibohongi dan dibodohi. :))
lugu. mungkin bukan lugu tapi malang. nggak mau juga sih disebut malang. aku tau, aku mengerti dan aku jadi sadar semuanya. aku mengerti aku nggak sebodoh lagi yang kamu kira. aku nggak selugu lagi yang kamu kira. dan aku nggak semalang itu. bukan munafik. munafik sama janji-janji yang udah keucap sama semua perlakuan yang udah kelewat sama ingatan yang udah ketanam. setiap orang kan pasti punya masa lalu, baik itu suram atau bahagia. mungkin, aku lebih memilih semuanya tertumpuk jadi satu memori suram dan bahagia yang aku simpan dan aku kunci rapat. nggak semudah itu. semua ada proses dan yang terpenting......... waktu. ya, cuma waktu.
ternyata aku bisa. aku bisa ngebiarin masalah itu nggak berlarut-larut. aku bisa dan hatiku bisa. hilang-lenyap-pergi semuanya udah kekunci rapat. hatiku mampu. hatiku sanggup. hatiku mau.
semuanya udah kesimpan dan kekunci dan nggak akan pernah kembali dan ternyata inilah keadaan yang sebenarnya. masa lalu yang bisa mempengaruhi masa depan dan masa lalu yang nggak akan bisa mempengaruhi masa depan. dan yang aku mau masa lalu itu cukup jadi masa lalu. cukup berhenti.
bukan happy ending or sad ending. inilah kenyataan dan ini keadaan. buat yang terakhir, terima kasih udah jadi tinta warna di cerita biru tuaku.
the end. :))